GIS Menggunakan Kurikulum Nasional Plus

GIS menggunakan kurikulum nasional plus, yaitu kurikulum 2013 dengan pengayaan empat pilar pembelajaran GIS yaitu akademik, keislaman, keglobalan dan kepemimpinan yang dirancang sesuai dengan visi, misi GIS dan perkembangan zaman. Pengayaan pada intrakurikuler dilakukan dengan pengembangan struktur kurikulum, seperti penambahan jam pelajaran, materi ajar, dan kegiatan pembelajaran dengan penggunaan dua bahasa yaitu Indonesia dan Inggris sebagai English classroom instructions, serta internalisasi nilai keislaman dalam pembelajaran.Pengayaan pada kokurikuler dilakukan dengan pengembangan kegiatan pengembangan 4 pilar pendidikan, seperti :

PGK
City tour, pengenalan profesi, kultur sekolah, dan sebagainya yang mendukung intrakurikuler.
PRIMARY
Field trip, perayaan hari besar Islam, Super camp, kultur sekolah, dan sebagainya yang mendukung intrakurikuler.
JUNIOR HIGH
Field trip, perayaan hari besar Islam, book report, research paper, kultur sekolah, dan sebagainya yang mendukung intrakurikuler.